Selasa, 27 Oktober 2026
Kota Bekasi

Jam Sibuk di Stasiun Bekasi, Begini Cara Naik KRL Tanpa Berdesakan

Oleh Redaksi Suara Bekasi
Bagikan
Penumpang KRL memadati peron Stasiun Bekasi pada jam berangkat kerja. (Foto: A2613 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)
Penumpang KRL memadati peron Stasiun Bekasi pada jam berangkat kerja. (Foto: A2613 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)

BEKASI – Setiap pagi hari kerja, peron Stasiun Bekasi dipenuhi ribuan penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta. Antrean di gerbang tiket mulai memanjang sejak pukul 05.30 dan baru mereda selepas pukul 07.30.

Bagi penumpang yang baru pindah ke Bekasi, suasana itu bisa mengejutkan. Namun ada beberapa kebiasaan sederhana yang membuat perjalanan lebih nyaman. Pertama, datang 10 sampai 15 menit lebih awal dari jadwal yang direncanakan, sehingga tidak perlu berlari mengejar kereta.

Kedua, saldo kartu uang elektronik sebaiknya diisi pada malam sebelumnya. Antrean isi ulang di pagi hari kerap membuat penumpang tertinggal kereta. Ketiga, gerbong di bagian tengah rangkaian biasanya lebih padat karena dekat dengan tangga dan pintu masuk peron.

“Saya biasa jalan agak ke ujung peron. Gerbong paling depan atau paling belakang lebih longgar, apalagi kalau berangkat sebelum jam enam,” kata Rizky (31), karyawan swasta yang tinggal di Bekasi Selatan.

Perhatikan barang bawaan

Penumpang juga disarankan menyimpan tas di depan badan saat kereta penuh, tidak makan dan minum di dalam gerbong, serta mendahulukan penumpang prioritas. Jadwal perjalanan terbaru dapat dipantau melalui aplikasi resmi operator sebelum berangkat.

Berita Terkait