Kawasan Industri Cikarang Hidupkan Ekonomi Sekitar, Warung dan Kos Ikut Kebagian Rezeki
CIKARANG – Kawasan industri di Cikarang tidak hanya menyerap tenaga kerja di dalam pabrik. Di sekitarnya, warung makan, rumah kos, jasa laundry, dan bengkel kecil tumbuh mengikuti kebutuhan para pekerja.
Ritme usaha di sekitar kawasan industri mengikuti jam kerja pabrik. Warung makan ramai saat pergantian sif, sementara rumah kos dicari pekerja baru yang datang dari luar daerah.
“Pembeli paling ramai pagi sebelum masuk kerja dan sore saat pulang. Makanya saya buka dari subuh,” kata Siti (44), pemilik warung makan di dekat salah satu kawasan industri.
Pelaku usaha juga harus jeli membaca perubahan. Ketika jumlah pesanan pabrik menurun, belanja pekerja ikut berkurang. Karena itu, sebagian pemilik warung mulai menerima pesanan daring untuk menjangkau pembeli di luar jam sibuk.
Bagi warga sekitar, keberadaan kawasan industri menjadi peluang untuk membuka usaha kecil dengan modal terjangkau, asalkan pandai menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pekerja.


